Teori Akuntansi

All posts in the Teori Akuntansi category

Reaksi Pasar Modal terhadap Laporan Keuangan

Published 9 Februari 2012 by ansharpemimpi
  1. Pendahuluan

        Akuntansi keuangan dan keputusan pengungkapan memberi dampak pada pengguna laporan keuangan. Laba yang dilaporkan bergantung pada banyak keputusan akuntansi keuangan. manager mempunyai banyak pertimbangan dalam memilih antara metode akuntansi alternatif dan asumsi akuntansi. Oleh karena itu, salah satu implikasi dari pengambilan keputusan tersebut adalah dampak informasi terhadap harga saham (riset pasar modal).
    – Baca Lebih Lanjut>

Pengenalan Teori Akuntansi & Lingkungan Laporan Keuangan

Published 26 Januari 2012 by ansharpemimpi

Pengenalan Teori Akuntansi
A. Pengertian Teori
Terdapat dua definisi yang ada dalam Kamus Webster (Dr. Jaka, Akuntansi Islam, p. 77 , yaitu :

Definisi 1

” a formulation of apparent relationship or underlying principles of certain observed phenomena which has been verified to some degree”

Yang artinya teori merupakan rumusan hubungan prinsip-prinsip dari suatu fenomena dan hubungan antar prinsip tersebut telah dilakukan pengujian. Pendekatan ini memakai proses empiris-induktif. Contoh : Teori Akuntansi Positif
-Baca Lebih Lanjut>

KONSEP LABA (INCOME CONCEPT)

Published 13 Desember 2011 by ansharpemimpi

1.    KARAKTERISTIK LABA

Karakteristik laba berkaitan dengan identifikasi sifat dari laba sehingga memungkinkan untuk menganalisis transaksi/peristiwa yang dapat mempengaruhi laba. Karakteristik laba dapat diidentifikasikan dengan memahami cara batasan pengertian laba.

A.  Pengertian Laba

Secara umum para pakar dalam bidang akuntansi mendefiniskan pengertian laba dengan berbagai macam deskripsi seperti, Commite On Terminology (Sofyan Syafri H.,2004) dalam Aliyal Azmi (2007:12) mendefinisikan laba sebagai jumlah yang berasal dari pengurangan harga pokok produksi, biaya lain dan kerugian dari penghasilan atau penghasilan operasi. Kemudian menurut Stice, Stice, Skousen (2009:240) laba adalah pengambilan atas investasi kepada pemilik. Hal ini mengukur nilai yang dapat diberikan oleh entitas kepada investor dan entitas masih memiliki kekayaan yang sama dengan posisi awalnya.
Baca Selanjutnya